cuMan buaT tahu!
rokok..oh rokok…..
SAO PAULO, SENIN — Di tengah membaiknya ekonomi dan sistem pemerintahan, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva justru dibenci rakyatnya. Persoalannya sepele. Silva tidak mendapat simpati di mata rakyat setelah mengizinkan siapa pun boleh merokok di sembarang tempat dalam sebuah wawancara dua pekan lalu.
Hasil jajak pendapat Datafolha, Minggu (14/9), menunjukkan sebanyak 77 persen rakyat Brasil tidak suka dengan pernyataan Silva yang membela para perokok. Lembaga survei Datafolha menanyai 2.785 responden pada 8 September hingga 11 September. Hasil itu diumumkan dua hari setelah survei Datafolha lain menunjukkan 64 persen rakyat Brasil berpendapat bahwa pemerintahan Silva adalah bagus. (kompas,15,sep,08)
TeA
Teh bukan merupakan jenis minuman yang tabu lagi bagi masyarakat Indonesia, malah Di Jepang ada acara minum teh dikenal dengan sado, yaitu dengan kebiasaan yang khas dari Para tamu duduk dengan lutut di bawah. Sementara tuan rumah menempatkan diri di depan mereka. Di situ sudah tersedia berbagai peralatan: mangkuk untuk air buangan, sendok dari bambu, tempat teh, dll. Sebagian besar dari alat-alat ini dibersihkan dengan kain sutra. Bila tamu menginginkan minuman yang manis, tuan rumah segera mengambil gelas, memberi bubuk teh dengan air panas dalam mangkuk, lalu dengan hati-hati memutar mangkuk sehingga akan terbentuk hiasan di salah satu mukanya. Acara minum teh ini biasanya berlangsung satu setengah jam. Jika dengan makanan kecil, diperlukan waktu lebih lama lagi, 3 – 4 jam, dan dilaksanakan diruang khusus yang disebut dengan tea house, cha-shitsu .
.
Semua teh berasal dari satu jenis pohon camellia Sinensis. Yang membedakannya adalah asal dari pohon itu, waktu pemetikan, daun mana yang dipetik dan terutama bagaimana prosesnya. Selama ini setidaknya dikenal 3 jenis teh, teh putih, hijau da n hitam. Perbedaan ketiganya terletak pada metode pemrosesan daun teh setelah dipetik.. Tiap jenisnya dijuluki ber-beda2 pula sesuai tempatnya diproduksi. Ada Dua varietas utama yang populer adalah teh berdaun kecil asal Cina, Camellia sinensis sinensis, dan teh berdaun lebar asal Assam, India, C. sinensis assamica
Daun teh mengandung beberapa bahan kimia antara lain adalah : kafein 2-3%, thebromin, theofilin, tannin yang mana mengandung zat epigallocatechin galat , xathine, adenine, minyak atsiri, kuersetin dan natural fluoride. Setiap 100 gram daun teh mempunyai kalori 17 kj dan mengandung 75 – 80 % air, 25 % politenol, 20 % protein, 4 % karbohidrat, 2,5 – 4,5 % kafein, 27 % serat dan 6 % pektin.
Banyak khasiat yang terdapat dalam daun teH antara lain adalah:
Mengurangi risiko kematian akibat jantung koroner.
Menurunkan tekanan darah tinggi
mengurangi lemak dalam tubuh
Terhindar dari gangguan kanker.
Memperbaiki pencernaan makanan dalam lambung
Menurunkan kadar gula darah.
Memperlambat penuaan
Dengan kemampuan antibakterinya, teh juga membantu menghambat infeksi tenggorokan.
meminum teh akan memperbaiki konsentrasi, ketajaman perhatian dan kemampuan memecahkan masalah.
teh bisa juga dipergunakan sebagai obat luar untuk beberapa obat penyakit.
Di China, misalnya, teh hijau digunakan sebagai obat rumah untuk menyembuhkan luka dan mencegah penyakit kulit pada kaki karena kutu air.
Subhanallah betapa besarnya kuasa sang-Khalik sehingga bisa menciptakan daun yang mempunyai banyak khasiat nya, sekarang tergantung dari kita saja apakah kita bisa mensyukuri segala nikmat yang diberikan oleh – Nya atau sebaliknya. Allahu ‘alam bishowaaf..
Dari: seGala SUmber
14-3-08
Kopi ku!!!
seorang sufi Ali Bin Omar dari Yaman menjadikan rebusan kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia tanaman minuman beraroma khas itu ditanam.Banyaknya khasiat yang didapat dari kopi, sehingga penyebarannya cukup pesat terutama di benua Eropa. Di Salerno, Italia, kopi telah dikenal pada abad kesepuluh. Setelah itu berlanjut dengan pembukaan kedai kopi bernama Botega Delcafe pada tahun 1645 yang kemudian menjadi pusat pertemuan cerdik pandai di negara pizza tersebut.
Di Kota London, coffee house pertama dibuka di George Yard di Lombat Sreet dan di Paris, kedai kopi dibuka pada tahun 1671 di Saint Germain Fair. Sedangkan di Amerika, kopi dijadikan sebagai minuman nasional di Amerika Serikat dan menjadi menu utama di meja-meja makan pagi. Meskipun perkembangan kopi begitu pesat pada abad-abad itu tetapi orang-orang Arab telah lebih dulu memonopolinya sebagai tanaman, dan mereka hanya mengekspor kopi yang sudah digoreng atau digonseng.
Sedangkan penyebaran tumbuhan kopi ke Indonesia dibawa seorang berkebangsaan Belanda pada abad ke-17 sekitar tahun 1646 yang mendapatkan biji arabika mocca dari Arabia ke Jakarta. Kopi arabika pertama-tama ditanam dan dikembangkan di sebuah tempat di timur Jatinegara, yang menggunakan tanah partikelir Kesawung yang kini lebih dikenal Pondok Kopi.
Kemudian kopi arabika menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bogor, Sukabumi, Banten, dan Priangan, melalui sistem tanam paksa. Setelah menyebar ke Pulau Jawa, tanaman kopi kemudian menyebar ke daerah lain, seperti Pulau Sumatera, Sulawesi, Bali, dan Timor. “Bahkan kopi arabika yang semula ditanam di Brasil (negara produsen kopi terbesar di dunia) konon bibitnnya berasal dari Pulau Jawa,” ungkap Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Timur Mudrig Yahmadi. Dalam sejarahnya, Indonesia bahkan pernah menjadi produsen kopi arabika terbesar di dunia, walaupun tidak lama akibat munculnya serangan hama karat daun. Serangan hama yang disebabkan cendawan hemileia vastatrix tersebut menyerang tanaman kopi di Indonesia sekitar abad ke-19.
Meskipun demikian, sisa tanaman kopi arabika masih dijumpai di kantong penghasil kopi di Indonesia, antara lain dataran tinggi Ijen (Jatim), tanah tinggi Toraja (Sulsel), serta lereng bagian atas pegunungan Bukit Barisan (Sumatera), seperti Mandailing, Lintong dan Sidikalang (Sumut) serta dataran tinggi Gayo (DI Aceh).Perjalanan kopi bukan begitu saja menjadi salah satu minuman dunia yang disenangi. Di Italia, pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan bahwa minuman kopi itu dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang tetapi juga menghukum orang-orang yang minum kopi.Bahkan, tahun 1656, Wazir dan Kofri, Kerajaan Usmaniyah, mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Bukan hanya melarang kopi, tetapi menghukum orang-orang yang minum kopi dengan hukuman cambuk pada pelanggaran pertama. Tetapi bertahun-tahun kemudian, pelarangan minum kopi di Timur Tengah lambat-laun terkikis, sehingga jika seorang suami melarang istrinya minum kopi, si istri tersebut bisa memakai alasan ini untuk minta cerai.
Di Swedia, konon Raja Gustaff ke II pernah menjatuhkan hukuman terhadap dua orang saudara kembar. Yang satu hanya dizinkan meminum kopi dan yang satu lagi diizinkan hanya teh. Siapa yang terlebih dahulu mati, maka dialah yang bersalah dalam satu tindak pidana yang dituduhkan terhadap mereka. Ternyata yang mati duluan adalah peminum teh pada usia 83 tahun.
Sejak itu orang-orang Swedia berbalik menjadi peminum kopi paling fanatik yang ada di dunia, sehingga sampai sekarang negara-negara Skandinavia kini peminum kopi tertinggi per kapita di dunia. Setiap orang bisa menghabiskan 12 kg lebih per tahun dibanding dengan di Indonesia yang hanya 0,6 kg per tahun.
Sebuah studi baru Perancis menemukan, kafein dapat membantu pertahanan ketrampilan kognitif perempuan usia lanjut. Perempuan yang minum kopi 3 cangkir atau lebih sehari berkemungkinan lebih kecil 30% mengalami penurunan ingatan pada umur 65 tahun dibanding yang hanya minum 1 cangkir atau kurang per hari.
Kasiat ini meningkat dengan peningkatan umur. Perempuan berumur di atas 80 tahun yang minum kopi 3 cangkir atau lebih perhari berkemungkinan lebih kecil 70% mengalami penurunan ingatan disbanding yang hanya minum kopi 1 cangkir atau kurang
Studi menemukan, kafein the mempunyai khasiat yang sama pada perempuan, kendati untuk mendapatkan khasiat ini harus minum lebih banyak teh. Perbandingannya adalah 2 cangkir teh untuk 1 cangkir kopi.
Tapi ingat kita tidak dibolehkan untuk berebih lebihan dalam menikmati enak nya minum kopi,then yang sedang – sedang aja! Karena allah tidak suka dengan sesuatu yang berlebihan. Okay!
Dari: segala suMber
sejak kapan ka pian chuka minum kopi ///?????
ha..aha..ha…
kapan-kapan bila lun ke jogja ghe…bawa lun kr tempat kopie-kopiean laachhh….
hue..hue…
Katanya…. java adalah nama lain kopi ya ???
Betul G?
kerennnnnn!!!
subhanallah,,,,,;)
kaka….
btw…sejak kapan kaka lun yang tercinta ne chuka minum kopi..????
boleh doonxnx…kapan-kapan lun di ajak ke tempat minuman kopi terenak di jogja…
hue…hue…
Hasan, dach lama nie kaga’ ngurus blog na!!!!
Da pa???
Masih masdu’ ma imtihan kah???
Aduh, kacian na shohiby!!!
Ma’annajah!!!